Apakah pemimpin itu dilahirkan atau dibentuk? Primbon Jawa menjawab: keduanya. Bakat kepemimpinan adalah potensi bawaan yang seringkali tercermin dalam besarnya **Neptu** dan jenis **Wuku** saat seseorang lahir. Tokoh-tokoh besar biasanya memiliki kombinasi hari dan pasaran yang melahirkan energi Pendowo—energi yang kuat, berwibawa, namun tetap bijaksana.
Berapa banyak dari kita yang tahu bahwa banyak pemimpin di Nusantara dan bahkan tokoh internasional memiliki keselarasan watak dengan deskripsi Weton tertentu? Misalnya, mereka yang lahir pada **Sabtu Pon** memiliki watak yang teguh, disiplin, namun sangat mengayomi bawahannya. Kemampuan mereka untuk tetap tenang di bawah tekanan adalah ciri khas pemimpin besar.
Sebaliknya, pemimpin dengan Weton **Senin Kliwon** biasanya memiliki kemampuan diplomasi yang luar biasa. Mereka sangat pandai mengambil hati orang lain dan menyatukan berbagai perbedaan. Ini adalah tipe kepemimpinan demokratis yang sangat dibutuhkan dalam organisasi modern.
Seorang pemimpin yang bijaksana dalam kearifan Jawa juga harus memahami Weton bawahannya. Dengan mengetahui Weton timnya, ia bisa menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat (Right Man on the Right Place). Anggota tim yang memiliki watak teliti ditempatkan di bagian keuangan, sementara yang memiliki watak berani diletakkan di bagian lapangan.
Menggunakan Primbon dalam manajemen kepemimpinan modern bukan berarti meninggalkan logika bisnis, melainkan menambah dimensi "kemanusiaan" dalam pengelolaan tim. Anda akan lebih sabar menghadapi bawahan jika tahu bahwa watak dasar mereka memang membutuhkan arahan yang lebih spesifik berdasarkan Weton-nya.
Setiap Weton memiliki potensi kepemimpinannya masing-masing. Kepemimpinan tidak selalu soal pangkat, tapi soal bagaimana Anda memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain.